Peran Orang Tua dan Guru dalam Perkembangan Anak

Peran Orang Tua dan Guru dalam Perkembangan Anak
October 7, 2018 No Comments Agen bola,Agen sbobet,daftar poker,idn poker,Judi bola,judi online,poker online,Situs judi bola,Situs judi online,Uncategorized admin

Seorang anak memiliki waktu terdistribusi untuk sekolah dan rumah sehingga ia didistribusikan di antara orang tua dan guru. Kita dapat mengatakan bahwa orang tua dan guru memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk masa depan anak. Pendidikan pada dasarnya adalah proses yang mengarah pada pertumbuhan mental dan psikologis seorang anak. Selain bersandar pada akademis, seorang anak belajar berbagai hal lain seperti kerja tim, sopan santun meja, berbagi, persatuan, kerja tim. Sekolah adalah bentuk institut untuk seorang anak; beberapa orang mengatakan orang tua adalah guru pertama bagi anak itu, tetapi saya merasa guru adalah orang tua kedua untuk anak-anak. Sejak TK seorang anak diserahkan kepada guru dan guru memberinya makan dan memberinya dukungan cinta dan kebiasaan baik.

Orang tua di sisi lain bertanggung jawab atas perkembangan anak secara keseluruhan; mereka memainkan peran yang sangat penting dalam proses sosialisasi anak. Kanan dari cerita tempat tidur ke kebiasaan perilaku orang tua memainkan peran yang sangat penting dalam membuat seorang anak warga negara yang bertanggung jawab. Seorang guru yang sukses selalu memiliki telinga yang tajam pada orang tua. Guru seperti itu biasanya bertanya kepada orang tua tentang perilaku si anak, kebiasaan dan aktivitasnya dan berperilaku sesuai dengannya; dia bertanggung jawab atas pertumbuhan dan perkembangannya dan dengan demikian mencoba untuk mengeluarkan yang terbaik dalam dirinya. Dia selalu waspada dengan budaya dan nilai-nilai keluarga anak dan dengan demikian mencoba untuk tidak mengomentari atau menyampaikan penilaian pada gaya pengasuhan. Dia berpikir luas dan memastikan bahwa setiap saat dia mungkin tidak menyakiti pikiran anak itu. Komunikasi adalah medium terbaik untuk memecahkan masalah. Seorang guru yang sukses selalu bersemangat berbicara dengan para siswa dan memecahkan masalah mereka, dia selalu didekati oleh hampir setiap anak di kelas. Alih-alih menyalahkan anak karena tidak menyelesaikan hal tertentu atau tidak mampu mengerjakan proyek tertentu atau mencapai nilai buruk, ia mencoba mencari tahu alasan di balik kegagalan atau ketidakmampuan anak.

Orang tua yang sukses di sisi lain selalu mencatat saran yang diberikan oleh guru. Orangtua seperti itu mencoba untuk menafsirkan sendiri saran yang diberikan oleh para guru dan menanamkannya dalam pengasuhan anak-anak yang pada gilirannya menghasilkan pertumbuhan mereka. Lebih memanjakan atau marah baik hasil di bawah perkembangan anak. Lebih memanjakan membuat si anak lebih percaya diri yang mengakibatkan keterbelakangan si anak sementara temperamen yang berlebihan membuat si anak kurang percaya diri yang dapat mengakibatkan kekacauan mental anak yang juga mengakibatkan keterbelakangan si anak.

Stacia Tauscher dengan luar biasa berkata, “Kami khawatir akan seperti apa seorang anak besok, tetapi kami lupa bahwa dia adalah seseorang hari ini.” Seorang anak adalah harapan untuk hari esok tetapi orang tidak boleh lupa bahwa hari ini membentuk hari esoknya. Banyaknya tekanan dan trauma mental yang dialami anak mengakibatkan keterbelakangannya dan merusak masa depannya. Usaha bersama orang tua dan guru membantu membentuk masa depan anak, perkembangannya dan meningkatkan kecerdasannya. Seorang anak yang dibesarkan di bawah orangtua dan guru yang sukses seperti itu, menganugerahkan yang terbaik dalam dirinya.

Tags
About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *